Teruntuk Lelaki Hebatku

Dear Ayah,

Aku rasa kerutan di wajahmu semakin bertambah

Garis-garis itu tampak begitu jelas, dan

Aku yakin Engkau tak mampu lagi menyembunyikannya dariku

Tanganmu yang dulu mengayun jemari kecilku

Tampak tak bersemangat

Meskipun senyummu selalu merekah, tapi

Entah, aku selalu berpikir bahwa aku belum menjadi yang terbaik

Dan aku menjadi semakin yakin saat pertanyaan itu datang

Maaf, aku belum bisa memberi jawaban

Di saat para ayah seusiamu bisa bermain dengan cucunya

Apalah aku yang bahkan menggandeng lelaki separuh hidupku pun belum kulakukan

Ah, aku tahu ayah

Di seperempat abad usiaku kini harusnya aku hidup bersama orang lain

Dia yang menemaniku sampai menua

Dia yang aku ajak bermain di sisa usiaku

Aku tidak bisa memberimu janji apapun

Hanya, aku akan membawakanmu seseorang yang terbaik

Tunggulah aku ayah

Tunggu aku untuk membahagiakanmu

my-dad-my-hero-quote-1

 

 

Me Too: A speaking activity to practice expressing agreement

helpful, thanks

English with Jennifer

Click here to listen to my introduction to today’s “Me Too” activity.

Often I know what a teacher needs is not a creative idea, but the time to turn a creative idea into a ready-made activity. The speaking activity I’ll share in this post is not terribly original, but I hope you’ll appreciate that I’m saving you the time needed to flesh out an idea and properly format it for classroom use.  The activity “Me Too” targets agreement with structures like “So do I” and “Neither do I”. I’ve come up with sets of discussion questions and prepared individual question cards. Please view my Me Too_handout. Enjoy!

View original post

Selayang Pandang SM3T

Sebelum masuk ke ruangan, terpajang karya foto peserta SM3T dari semua daerah. Ada potret keadaan siswa, keadaan sekolah, kebersamaan guru dan siswa serta potret kehidupan masyarakat. Setiap momen diabadikan begitu baik. Kontes foto bertajuk “Inspirasi Mengajar Anak Indonesia” merupakan ide dari Liputan 6.com. Juara pertama diraih mahasiswa Unesa, disusul mahasiswa Universitas Riau dan selanjutnya dari Universitas Negeri Jakarta.

Silaturahmi peserta SM3T se-Indonesia baru terlaksana di tahun 2014 ini. Konsep ini sebenarnya telah direncanakan di tahun sebelumnya, tapi karena beberapa kendala akhirnya terselenggara pada 18 September 2014. “Kebangkitan Pendidikan Daerah Tertinggal” menjadi tema besar Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia (MBMI) 2011 – 2025. 1500 orang yang terdiri dari peserta SM3T, PPG, PPG –Terintegrasi dan PPG SMK Kolaboratif turut serta dalam kegiatan ini.

Secara garis besar, ada beberapa agenda dalam acara ini, yakni:

  1. Sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia
  2. Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  3. Ulasan dari masyarakat di daerah 3T yang kali ini berasal dari Papua Barat (Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Manokwari Selatan) dan Aceh Timur
  4. Sambutan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus member arahan mengenai Kurikulum 2013
  5. Seminar Pendidikan oleh Prof. Dr. Sudiarto tentang “Guru Berderajat Profesional” dan Prof. Arif Rahman yang mengulas “Guru yang Menginspirasi”
  6. Rapat koordinasi rektor
  7. Malam keakraban SM3T yang menampilkan band, tarian daerah, babadoran (ketoprak) serta penyerahan award “Kontes Foto” bertajuk Inspirasi Mengajar Anak Indonesia.

Nah, dari sekian agenda di atas, poin di bawah lah yan sebenarnya ditunggu, yakni mengenai kebijakan pemerintah ke depannya:

  1. Keberlanjutan program SM3T masih dikaji

Awal mula program ini ialah solusi temporer dari permasalahn kurangnya tenaga guru di daerah 3T. Apalagi untuk wilayah Papua, bahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohiloit, meminta eks-peserta SM3T yang sedang menunggu PPG untuk ditarik kembali dan akan dibiayai pemerintah setempat.

Kemudian beliau juga menyarankan peserta SM3T dibekali dengan kemampuan membela diri dan dilatih memegang senjata atau alat militer. Hal ini dimaksudkan untuk membekali diri jika ditempatkan di daerah konflik.

  1. Pelaksanaan PPG diusahakan untuk dipangkas waktunya

Di semester kedua, biasanya peserta PPG akan menjalankan PPL. Ini disayangkan beberapa pihak karena PPL seharusnya sudah dilakukan ketika mereka mengabdi di daerah penempatan. Satu tahun dirasa cukup lama untuk PPG. Sehingga direncanakan PPG hanya memakan waktu 6 bulan.

  1. Ada alokasi CPNS khusus untuk peserta SM3T

Berdasarkan kesepakatan dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, peserta SM3T yang lulus PPG mendapat porsi khusus dalam format CPNS.

  1. Beasiswa S2 dan S3 diusahakan bagi peserta SM3T

Mendikbud menilai pengabdian peserta SM3T perlu diapresiasi lebih melalui pemberian beasiswa. Selain itu Pemerintah berharap kualitas guru menjadi lebih baik yang nantinya berdampak pada kualitas pendidikan di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Selain kebijakan pemerintah, ada juga beberapa poin terkait kurikulum 2013:

  1. Pelatihan mengenai kurikulum untuk para guru
  2. Pendampingan sekolah tentang pelaksanaan kurikulum 2013 (alokasi 1 pendamping untuk 8 sekolah)
  3. Distribusi buku kurikulum yang terlambat disebabkan tidak adanya kontrol dan kendali dari Mendikbud dalam proses pembuatan. Sehingga terjadi keterlambatan distribusi. Namun Wamendikbud, Prof. Dr. Musliar Kasim, menuturkan bahwa tidak adanya buku, semangat harus tetap jalan.
  4. Adanya “Klinik Konsultasi Pembelajaran Kurikulum 2013”

Dapat diakses www.di klik2013.belajar.kemdikbud.go.id. Klinik ini dijalankan secara online untuk menjawab permasalahan ‘belum pahamnya’ guru maupun masyarakat tentang kurikulum 2013 (K-13)

  1. Muatan lokal di K-13

Muatan lokal ditampung sedemikian rupa pada K-13. Sebenarnya muatan lokal bukan sekadar bahasa, tapi juga memuat seni budaya. Jadi, tinggal bagaimana pelaksanaan di kelas.

Untuk ke depannya, acara serupa belum pasti akan dilaksanakan kembali atau tidak. Meskipun demikian, evaluasi program SM3T tetap harus dilakukan secara intensif.

Menulis blog dapat Summer School di Belanda

Kompetisi menulis blog berhadiah summer school di Belanda

Kompetiblog adalah kompetisi menulis blog yang diselenggarakan oleh Neso Indonesia, bekerja sama dengan Utrecht Summer School. Dua pemenang utama memiliki kesempatan untuk mengikuti kelas musim panas selama 2 minggu di Utrecht Summer School di Utrecht, Belanda pada musim panas 2013.

TemaDutch Pioneering“.

Peserta

1. Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia saat mengikuti kompetisi ini

2. Usia antara 17-40 tahun pada saat mengikuti Kompetiblog 2013 dan Summer Course di Belanda

3. Belum pernah menempuh studi di Belanda (Bachelor, Master, PhD atau Short Course)


Peraturan

1. Peserta mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran Kompetiblog 2013 kekompetiblog@nesoindonesia.or.id

Batas waktu penyerahan tulisan adalah 8 Mei 2013. Tulisan yang dikirimkan setelah tanggal 8 Mei 2013 pukul 23.59 WIB tidak akan diproses oleh tim juri

2. Artikel dapat ditulis di semua media (website, blog, Facebook Note, Tumblr, dll)

3. Peserta Kompetiblog tahun-tahun sebelumnya diperbolehkan ikut dalam Kompetiblog 2013, kecuali yang pernah menjadi pemenang utama (yang telah mengikuti summer course di Belanda)

4. Pengumuman pemenang akan dilakukan melalui website Neso Indonesia. Pemenang akan dihubungi langsung oleh pihak panitia

5. Apabila karena satu dan lain hal, pemenang hadiah utama tidak dapat mengikuti program summer school, maka hadiah utama tersebut tidak dapat dialihkan kepada orang lain

6. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

7. Panitia berhak menyeleksi semua tulisan yang masuk dan berhak tidak mempublikasikan tulisan yang mengandung muatan SARA, politik, atau unsur lain yang dinilai kurang pantas dan kurang sesuai dengan etika dan tema Kompetiblog Studi di Belanda

8. Sebanyak 10 (sepuluh) pengirim pertama akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia

9. Secara acak, panitia akan memilih salah satu tulisan untuk menjadi Artikel van de dag yang link-nya akan diumumkan setiap hari di website Neso Indonesia


Format tulisan

1. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris

2. Peserta bisa membuat maksimal 3 artikel. Tiap artikel maksimal 500 kata saja (judul, referensi, caption foto tidak dihitung)

3. Artikel yang dikirimkan ke panitia adalah berupa file .doc / .docx / .txt

Prosedur

1. Isi formulir pendaftaran K2013 dengan lengkap

2. Siapkan tulisan Anda untuk K2013 (maksimal 3) dalam bentuk .doc / .docx / .txt (tulisan ini harus sudah Anda terbitkan di salah satu media menulis di internet (website / blog / Facebook Note, Tumblr, dll)

3. Kirimkan formulir pendaftaran beserta attachment tulisan Anda untuk K2013 ke kompetiblog@nesoindonesia.or.id

4. Tulisan yang dianggap layak tampil (tidak mengandung muatan SARA, politik, atau unsur lain yang dinilai kurang pantas dan kurang sesuai dengan etika dan tema Kompetiblog), akan diterbitkan di Blog Kompetiblog 2013


sumber: